BURUNG PEMBAWA PERDAMAIAN
Burung hantu Barn (Tyto
alba) membawa perdamaian ke Timur Tengah, atau setidaknya mereka
mempertemukan para ilmuwan dan petani di kedua belah pihak yang berseteru untuk
berbicara dan bekerja sama satu sama lain.
Burung ini adalah
pemangsa dan penangkap tikus bintang dan vole (sejenis tikus tapi
lebih gemuk), yang mendorong petani di Israel, Yordania dan wilayah Palestina
untuk bekerjasama memasang kotak-kotak untuk burung hantu bisa bersarang.
Sepasang burung hantu
bisa memakan hingga 6.000 tikus per tahun, yang berarti bahwa petani tidak
perlu menggunakan sebanyak mungkin racun pestisida untuk melindungi tanaman
mereka. Kolaborasi masih terus berlanjut, dan sebuah program percontohan antara
Israel dan Siprus sudah mulai berjalan.
ADIWIYATA
Burung hantu di SMP Negeri 2 Kunduran hidup “damai” karena terlindungi oleh predikat sekolah Adiwiyata. Sekolah berkewajiban membudayakan warga sekolah untuk peduli lingkungan. Burung hantu yang sebelumnya ditembak karena mengotori lingkungan sekolah, sekarang justru dilindungi dengan dibuatkan kandang agar hidup damai dan berkembang biak.
Jumlah burung hantu sebelum dibuatkan kandang ada sepasang hidup secara
liar. Setelah menetaskan enam telurnya dibuatkan satu kandang, 8 ekor hidup
dalam satu kandang. Hari ini Jumat, 25 Juli 2020 dibuatkan untuk sepasang
burung hantu yang akan ditempatkan di atas pohon randu di sisi selatan sekolah.
Burung yang dikenal dengan sebutan sahabat petani ini kedepan semoga dapat
membantu petahi sekitar lingkungan sekolah dalam mengendalikan hama tikus.
(Posted by trimo legowo)

Komentar
Posting Komentar